news

Warga Bandung riuh mencari sumber dentuman misterius, ada hubungannya dengan erupsi Anak Krakatau?

Sabtu, 5 September 2026 | 18:12 WIB
Menyoroti fenomena dentuman misterius di Bandung, Jawa Barat yang diduga berkaitan dengan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (Instagram.com/@infojawabarat)

Aktivitas serupa kembali menjadi perhatian pada 22 Desember 2018. Ketika itu, longsoran sebagian tubuh Gunung Anak Krakatau memicu tsunami di kawasan Selat Sunda.

Setelah peristiwa tersebut, Gunung Anak Krakatau terus mengalami serangkaian erupsi berskala rendah sebagai bagian dari fase pertumbuhan kembali tubuh gunung hingga 16 Desember 2023.

Status Anak Krakatau kini Level III

Setelah sempat mengalami jeda erupsi cukup lama, aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali meningkat pada 2 Juli 2026.

Baca Juga: 2 Relawan damkar di Kalteng wafat usai berjuang padamkan karhutla, diduga kelelahan usai padamkan api

Sejak saat itu, status aktivitas gunung api tersebut ditetapkan pada Level III atau Siaga.

“Sejak 2 Juli 2026, status aktivitas Gunungapi Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga),” terang Lana.

“Seri erupsi tipe Strombolian yang menghasilkan lontaran batu pijar dan abu vulkanik terus berlangsung hingga tanggal 5 September 2026,” tandasnya.***

 

Halaman:

Tags

Terkini