Gunung Marapi erupsi, kolom abu capai 1.600 meter dan warga diminta jauhi radius 3 km

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 23 Juli 2025 | 15:59 WIB
Tangkapan layar erupsi Gunung Marapi pada Rabu 23 Juli 2025 (esdm.go.id)
Tangkapan layar erupsi Gunung Marapi pada Rabu 23 Juli 2025 (esdm.go.id)

GENMILENIAL.IDGunung Marapi kembali erupsi pada Rabu pagi, 23 Juli 2025, sekitar pukul 07.23 WIB.

Letusan ini memunculkan kolom abu setinggi 1.600 meter di atas puncak atau sekitar 4.491 meter di atas permukaan laut.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Marapi, Ahmad Rifandi, menyampaikan bahwa kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke tenggara.

Aktivitas vulkanik juga tercatat pada seismograf dengan amplitudo maksimum 30,5 mm dan durasi gempa selama 78 detik.

Baca Juga: Lovina dan Medewi Festival siap gairahkan pariwisata Bali Barat Juli ini

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah.

Warga yang bermukim di lembah atau bantaran sungai yang berhulu di puncak juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar, terutama saat hujan turun.

Selain itu, masyarakat di daerah terdampak abu vulkanik disarankan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk mencegah gangguan pernapasan seperti ISPA.

Pemerintah daerah, termasuk Kota Bukittinggi, Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam, diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Gunung Marapi guna memperoleh informasi terkini.

Baca Juga: Gatep Lawas, surga tersembunyi di Buleleng dengan river tubing 625 meter: Petualangan seru di tengah alam asri Bali Utara

"Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat," bunyi imbauan resmi PVMBG.

Hingga saat ini, aktivitas Gunung Marapi masih terus dipantau secara intensif oleh pihak berwenang.

Warga diminta tetap tenang namun waspada, serta mengikuti instruksi resmi dari otoritas.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X