news

Naas! Niat hati membantu perempuan terjatuh, tukang tambal ban di Bandung alami kekerasan dan ancaman dari sosok tak dikenal

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:54 WIB
Ilustrasi - insiden kekerasan dan ancaman terhadap tukang tambal ban di Bandung melibatkan pria berinisial T (38 tahun), lengkap dengan senjata mirip pistol (unsplash/Maxim Hopman)

GENMILENIAL.ID — Niat Ukar (68 tahun), tukang tambal ban di Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, untuk membantu seorang perempuan yang terjatuh dari sepeda motor justru berujung petaka.

Ia menjadi korban kekerasan dan ancaman oleh pria berinisial T (38 tahun) pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 13.20 WIB. Saat itu, seorang perempuan pengendara sepeda motor terjatuh tidak jauh dari tempat Ukar biasa mangkal untuk bekerja.

Baca Juga: Kronologi viral aduan warga kena pungli polisi saat ambil motor di Surabaya: Diminta Rp1 juta hingga sanksi demosi untuk oknum

Melihat kejadian tersebut, Ukar langsung menghampiri perempuan itu dan memberikan pertolongan.

Namun, ketika sedang membantu, seorang pria dari seberang jalan datang menghampirinya.

Pria berinisial T tersebut kemudian melayangkan pukulan ke arah Ukar. Akibatnya, Ukar mengalami luka di sekitar bagian mulut.

Situasi kemudian berkembang setelah sekitar 30 menit berselang. T disebut kembali mendatangi Ukar dengan membawa benda yang menyerupai pistol.

Baca Juga: Jejak prestasi Haffi Salsabila, mahasiswi Universitas Mandiri Subang yang kini sandang gelar Putra Putri Emas Nusantara

Berawal dari menolong perempuan terjatuh

Ukar yang sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban awalnya tidak mengetahui bahwa niatnya memberikan pertolongan justru akan membuat dirinya menjadi korban kekerasan.

Ketika melihat seorang perempuan pengendara motor terjatuh di sekitar lokasi tempatnya bekerja, Ukar spontan menghampiri untuk membantu.

Namun, dari seberang jalan, T datang dan melakukan pemukulan terhadap Ukar. Pukulan tersebut membuat pria berusia 68 tahun itu mengalami luka di sekitar mulut.

Baca Juga: Korban pengeroyokan di Pejompongan ungkap tiba-tiba ditarik dan dipukuli massa: Ngaku warga sini, nggak percaya

Halaman:

Tags

Terkini