Sarjiyono tampak mengenakan kebaya berwarna pink dan blangkon. Ia terlihat berjoget dan menjalankan adegan bersama pemeran wanita tersebut saat pentas berlangsung.
Tiba-tiba jatuh saat pementasan
Situasi berubah ketika pementasan masih berlangsung. Setelah berlakon bersama pemeran wanita, Sarjiyono tiba-tiba terjatuh dan ambruk di atas panggung.
Dalam rekaman yang beredar, Sarjiyono terlihat tidak langsung bangkit setelah terjatuh. Sejumlah pemain lain kemudian mencoba membangunkannya dan memberikan pertolongan.
Peristiwa tersebut berlangsung di tengah pertunjukan yang masih berjalan. Para pemain yang berada di atas panggung kemudian berupaya memberikan bantuan setelah melihat Sarjiyono terjatuh.
Kabar mengenai kejadian tersebut kemudian menyebar melalui media sosial. Rekaman saat Sarjiyono tampil hingga terjatuh turut menjadi perhatian setelah beredar luas.
Dilarikan ke rumah sakit
Setelah kejadian, Sarjiyono langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk mendapatkan pertolongan medis.
Baca Juga: Kinerja air bersih diakui nasional, Perumda Tirta Rangga Subang raih TOP BUMD 2026
Namun, nyawanya disebut tidak tertolong. Sarjiyono alias Mbetut kemudian dikabarkan wafat setelah sebelumnya tiba-tiba terjatuh saat menjalani pementasan ketoprak.
Kabar tersebut kemudian mendapat perhatian dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial menyampaikan ucapan belasungkawa dan doa bagi almarhum.
Peristiwa ini menjadi kabar duka bagi dunia seni tradisional di Yogyakarta. Sarjiyono diketahui masih menjalani aktivitasnya sebagai seniman ketoprak ketika peristiwa tersebut terjadi.***