news

KAMMI tolak provokasi yang berpotensi pecah belah bangsa, sikapi rencana aksi 27 Agustus

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 19:37 WIB
Ketua KAMMI Amri Akbar menyampaikan sikap organisasi terkait rencana aksi AMPB di Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026 dalam jumpa pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat, 21 Agustus 2026 (Dok. Istimewa)

Dalam menyampaikan sikapnya, Amri juga menyoroti kondisi sejumlah wilayah Indonesia yang sedang menghadapi bencana.

Baca Juga: Aliansi Masyarakat Jakarta ajak semua pihak jaga Jakarta tetap kondusif

Ia menyebut masyarakat di Nusa Tenggara Timur sedang menghadapi musibah gempa, sementara wilayah Kalimantan menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama.

"Terkhusus dalam situasi dan kondisi seperti yang sama-sama kita ketahui, saudara-saudara kita di berbagai wilayah di Indonesia, di NTT sedang terkena musibah gempa, di Kalimantan sedang terkena kebakaran karhutla, sehingga konsentrasi kita sebagai anak bangsa sama-sama kita fokuskan untuk misi-misi kemanusiaan," imbuhnya.

Hormati hak menyampaikan pendapat

Di sisi lain, Amri mengatakan KAMMI memahami dan menghormati hak konstitusional setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Hak tersebut, kata dia, telah diatur dalam Undang-Undang.

Baca Juga: Padahal ada larangan, viral pengunjung Taman Safari Indonesia santai buka kaca mobil untuk merekam harimau

Namun, setelah menyampaikan penghormatan terhadap hak tersebut, KAMMI tetap menyatakan penolakan terhadap rencana aksi yang akan digelar di Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.

"Namun meskipun demikian, dengan tegas kami menyatakan sikap menolak rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar di Gedung DPR RI pada tanggal 27 Agustus 2026 oleh kelompok yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Pati Bersatu atau AMPB," imbuh dia.

KAMMI menyatakan sikap tersebut sebagai respons terhadap situasi demokrasi yang berkembang sekaligus menegaskan penolakannya terhadap tindakan yang dinilai dapat memicu provokasi dan perpecahan bangsa.***

 

Halaman:

Tags

Terkini