news

Makam Sutrimo karumga Febrie Adriansyah mulai dibongkar, ekshumasi jenazah libatkan ahli forensik

Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:35 WIB
Menyoroti proses ekshumasi jasad Sutrimo yang diduga Karumga eks Jampidsus, Febrie Adriansyah yang kini terjerat kasus korupsi (Instagram.com/@storyrakyat_ - @undercover.id)

Baca Juga: Duh! Loyalis bandar narkoba di Tanjung Priok serang polisi usai bosnya diringkus, petugas sempat ditembaki mercon

Setelah itu, pemeriksaan dilanjutkan terhadap bagian dalam jenazah untuk mendapatkan temuan yang diperlukan dalam penyidikan.

Libatkan ahli forensik hingga toksikologi

Pemeriksaan tidak hanya dilakukan oleh penyidik kepolisian. Tim gabungan Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) dari Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur turut dilibatkan.

Sejumlah bidang keahlian juga dikerahkan untuk membantu pemeriksaan, termasuk ahli laboratorium forensik, toksikologi, DNA, serta histopatologi anatomi.

Keterlibatan berbagai ahli tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi jenazah dan membantu penyidik memastikan penyebab kematian Sutrimo.

Baca Juga: Kecaman anak ke RSUD Merah Putih Magelang usai ayahnya wafat: Sempat minta rawat inap, namun dokter menolak

Hasil pemeriksaan nantinya menjadi bagian dari bahan penyidikan untuk mengetahui fakta di balik kematian Sutrimo.

Febrie minta kematian Sutrimo tak dikaitkan perkara korupsi

Di tengah proses ekshumasi, pihak Febrie Adriansyah melalui kuasa hukumnya, Firman Wijaya, meminta agar kematian Sutrimo tidak dikaitkan secara dini dengan perkara yang sedang dihadapi Febrie di Kejagung.

Firman mengatakan, informasi mengenai Sutrimo yang disebut sebagai Karumga Febrie perlu diluruskan. Menurutnya, tugas Sutrimo semasa bekerja lebih berkaitan dengan menjaga rumah kosong.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa Sutrimo telah lama mengalami masalah kesehatan dan menjalani pengobatan.

Baca Juga: Protes harga telur anjlok, rombongan peternak DIY sebar 1.600 ayam afkir dengan sukarela ke warga

"Sepengetahuan pihak keluarga, almarhum sudah sakit sejak lama. Saat berobat pernah disebut sakit selama bertahun-tahun," kata Firman dalam keterangannya pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Karena itu, Firman meminta publik tidak menarik kesimpulan sebelum proses penyidikan dan pemeriksaan forensik selesai.

Halaman:

Tags

Terkini

Gus Miftah: Istana menghormati marwah ulama

Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:09 WIB