Setelah itu, pemeriksaan dilanjutkan terhadap bagian dalam jenazah untuk mendapatkan temuan yang diperlukan dalam penyidikan.
Libatkan ahli forensik hingga toksikologi
Pemeriksaan tidak hanya dilakukan oleh penyidik kepolisian. Tim gabungan Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) dari Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur turut dilibatkan.
Sejumlah bidang keahlian juga dikerahkan untuk membantu pemeriksaan, termasuk ahli laboratorium forensik, toksikologi, DNA, serta histopatologi anatomi.
Keterlibatan berbagai ahli tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi jenazah dan membantu penyidik memastikan penyebab kematian Sutrimo.
Hasil pemeriksaan nantinya menjadi bagian dari bahan penyidikan untuk mengetahui fakta di balik kematian Sutrimo.
Febrie minta kematian Sutrimo tak dikaitkan perkara korupsi
Di tengah proses ekshumasi, pihak Febrie Adriansyah melalui kuasa hukumnya, Firman Wijaya, meminta agar kematian Sutrimo tidak dikaitkan secara dini dengan perkara yang sedang dihadapi Febrie di Kejagung.
Firman mengatakan, informasi mengenai Sutrimo yang disebut sebagai Karumga Febrie perlu diluruskan. Menurutnya, tugas Sutrimo semasa bekerja lebih berkaitan dengan menjaga rumah kosong.
Pihaknya juga menyampaikan bahwa Sutrimo telah lama mengalami masalah kesehatan dan menjalani pengobatan.
Baca Juga: Protes harga telur anjlok, rombongan peternak DIY sebar 1.600 ayam afkir dengan sukarela ke warga
"Sepengetahuan pihak keluarga, almarhum sudah sakit sejak lama. Saat berobat pernah disebut sakit selama bertahun-tahun," kata Firman dalam keterangannya pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Karena itu, Firman meminta publik tidak menarik kesimpulan sebelum proses penyidikan dan pemeriksaan forensik selesai.
Artikel Terkait
Hotman Paris sebut Febrie Adriansyah sosok kebanggan Prabowo, istana: Jangan kaitkan dengan presiden
Curhat otaknya mumet urus kasus mega korupsi yang jerat Febrie Adriansyah, Hotman Paris pilih mundur jadi pengacara
Tak ada rompi pink di penahanan Febrie Adriansyah, Kejagung dikritik pertontonkan tindak hukum yang tak adil
Usutan penyebab wafatnya penjaga rumah Febrie Adriansyah kian rumit, TKP kini diklaim telah rusak
Heboh di medsos, polisi bantah kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak dan jasadnya hilang
Bandingkan dengan Nadiem Makarim hingga Tom Lembong, Mahfud MD soroti penahanan Febrie Adriansyah tanpa rompi pink Kejagung
Profil Tan Kian dan Ferry Boboho, 2 konglomerat yang kini diperiksa Kejagung di skandal TPPU Febrie Adriansyah