"Keluarga berharap peristiwa almarhum ini tidak dihubungkan atau dikaitkan secara dini dengan perkara yang sedang dijalani pak FA di Kejaksaan," ujarnya.
Firman menegaskan pihaknya memilih menunggu proses yang dilakukan kepolisian untuk mengetahui fakta sebenarnya mengenai kematian Sutrimo.
"Jadi, sama-sama kita tunggu proses yang dilakukan Polri terlebih dahulu," tandasnya.
Dengan dilakukannya ekshumasi, penyidik kini memiliki kesempatan untuk memperoleh tambahan bukti medis guna menjawab pertanyaan mengenai penyebab kematian Sutrimo.
Hasil pemeriksaan para ahli akan menjadi salah satu bagian penting dalam proses penyidikan kasus tersebut.***
Artikel Terkait
Hotman Paris sebut Febrie Adriansyah sosok kebanggan Prabowo, istana: Jangan kaitkan dengan presiden
Curhat otaknya mumet urus kasus mega korupsi yang jerat Febrie Adriansyah, Hotman Paris pilih mundur jadi pengacara
Tak ada rompi pink di penahanan Febrie Adriansyah, Kejagung dikritik pertontonkan tindak hukum yang tak adil
Usutan penyebab wafatnya penjaga rumah Febrie Adriansyah kian rumit, TKP kini diklaim telah rusak
Heboh di medsos, polisi bantah kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak dan jasadnya hilang
Bandingkan dengan Nadiem Makarim hingga Tom Lembong, Mahfud MD soroti penahanan Febrie Adriansyah tanpa rompi pink Kejagung
Profil Tan Kian dan Ferry Boboho, 2 konglomerat yang kini diperiksa Kejagung di skandal TPPU Febrie Adriansyah