news

Gas langka di Subang, Bupati Reynaldy ajukan tambahan kuota ke pemerintah pusat

Jumat, 24 Juli 2026 | 23:26 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) memberikan keterangan kepada awak media terkait kelangkaan gas elpiji di wilayahnya usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang, Kamis 23 Juli 2026 (Dok. Istimewa)

“Pemerintah daerah tetap berupaya menjadi penyambung dan sudah bersurat. Tapi kita tetap punya batasan,” katanya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek untuk mengatasi distribusi yang belum merata di sejumlah wilayah Subang.

Baca Juga: Perpres ojol segera terbit, Dasco pimpin rakor lintas Kementerian bahas perlindungan pengemudi

Kelangkaan elpiji sendiri berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, terutama pelaku UMKM seperti pedagang makanan yang mengandalkan gas untuk operasional harian.

Bupati enggan beri janji

Di tengah kondisi tersebut, Reynaldy menegaskan dirinya tidak ingin memberikan janji yang belum pasti kepada masyarakat.

Ia menyebut penyelesaian persoalan ini sangat bergantung pada kebijakan pemerintah pusat.

“Saya tidak mau asal jawab bisa, padahal urusan kelangkaan elpiji bergantung kementerian terkait. Namun kita sudah berupaya, sudah bersurat memohon untuk penambahan kuota dan penebalan stok elpiji di daerah yang memang terjadi kelangkaan,” tegasnya.

Baca Juga: Nanik S Deyang buka suara soal kabar kemungkinan bakal diperiksa Kejagung, ungkap sempat terima dukungan doa kesembuhan dari Jaksa Agung

Ia memastikan pemerintah daerah akan terus mendorong adanya penyesuaian kuota agar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Subang pun berharap permohonan tersebut segera direspons sehingga pasokan elpiji kembali stabil.***

 

Halaman:

Tags

Terkini