news

Harmoni jadi senjata! Cara Ki Maher siapkan anak muda jaga bangsa

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:08 WIB
Ketua Pelaksana Kemah Bela Negara sekaligus budayawan Garut, Ki Maher, saat memberikan keterangan kepada awak media terkait pentingnya harmoni dalam membentuk karakter generasi muda

GENMILENIAL.ID – Kemah Bela Negara yang digelar di Kabupaten Garut selama 8–10 Juli 2026 menghadirkan pendekatan yang berbeda dalam membangun generasi muda.

Bukan dengan cara keras, tapi lewat nilai harmoni yang dianggap jadi 'senjata' utama menghadapi berbagai tantangan, termasuk radikalisme.

Ketua Pelaksana Kemah Bela Negara sekaligus budayawan Garut, Ki Maher, menegaskan bahwa harmoni menjadi kunci penting dalam menjaga bangsa, terutama di tengah derasnya arus informasi saat ini.

Sebanyak 100 peserta dari kalangan pelajar SMP, SMA hingga mahasiswa terlibat dalam kegiatan ini. Mereka menjadi angkatan pertama dalam gerakan Jaga Tunas Indonesia yang lahir dari Garut.

Harmoni jadi kunci, bukan sekadar tema

Menurut Ki Maher, harmoni bukan hanya slogan dalam kegiatan ini, tetapi harus jadi cara hidup generasi muda.

“Harmoni itu tentang keseimbangan, moderasi, komunikasi, dan dialog. Itu cara kita berbangsa hari ini dan ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, harmoni mencakup hubungan dengan lingkungan, sosial, hingga keluarga. Jika nilai ini tertanam, anak muda akan lebih siap menghadapi berbagai pengaruh negatif.

Tangkal radikalisme lewat cara halus

Selain soal harmoni, Kemah Bela Negara juga bertujuan membangun kewaspadaan terhadap paham radikal yang berpotensi mengganggu ideologi negara.

Namun pendekatan yang digunakan bukan represif, melainkan soft approach yang menyentuh pola pikir peserta.

“Kalau anak muda dikasih landasan, mereka bisa berpikir sendiri, bisa menyaring informasi, dan tidak mudah terpengaruh,” kata Ki Maher.

Ia juga menyoroti peran media sosial yang membuat generasi muda rentan terpapar berbagai informasi tanpa filter.

Kaderisasi dari Garut untuk Indonesia

Halaman:

Tags

Terkini