Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga disiapkan sebagai kader yang akan menyebarkan nilai harmoni di lingkungannya.
Gerakan Jaga Tunas Indonesia pun diharapkan bisa berkembang lebih luas, tidak hanya di Garut, tetapi juga ke seluruh Jawa Barat hingga nasional.
Dikuatkan lewat pemberdayaan ekonomi
Sementara itu, Pembina DPW Forum BUMDes Jawa Barat, Mustofa, menekankan pentingnya penguatan ekonomi sebagai bagian dari ketahanan generasi muda.
“Kita punya jaringan BUMDes di tiap desa, nanti mereka bisa terlibat dan punya kontribusi nyata,” ujarnya.
Menurutnya, pemberdayaan ekonomi penting agar anak muda tidak mudah terpengaruh oleh faktor eksternal, termasuk radikalisme.
Dengan pendekatan harmoni, edukasi, dan pemberdayaan, Kemah Bela Negara di Garut menjadi langkah awal dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya paham, tetapi juga punya arah dan peran nyata dalam menjaga bangsa.***
Artikel Terkait
Waspadai paham radikalisme masuk BUMN, BNPT gelar sosialisasi pencegahan paham radikalisme dan terorisme bagi karyawan PT Dahana
Titel pengangguran tertinggi di ASEAN bayangi anak muda RI, Menkeu Purbaya tebar janji ekonomi pulih akhir 2025
Adian Napitupulu ungkap alasan anak muda gemar thrifting: Bentuk perlawanan terhadap krisis air bersih
Kang Rey ajak generasi muda jadikan Pancasila ideologi hidup, bukan hafalan
Kemah Bela Negara di Garut resmi dibuka Bupati, libatkan 100 pemuda
500 Bingkisan baksos warnai Kemah Bela Negara Garut, warga terbantu aksi sosial BNPT
Jaga Tunas Indonesia lahir di Garut, anak muda disiapkan jadi agen harmoni bangsa