news

Operasi senyap polisi sapu 12 titik korupsi jumbo, aset diduga terkait Jampidsus Febrie Adriansyah disorot

Kamis, 9 Juli 2026 | 11:41 WIB
Tim Kortas Tipidkor Polri menemukan pintu tersembunyi di salah satu ruangan saat penggeledahan, yang diduga menyimpan brankas berisi barang bukti penting (Tangkap layar IG Konteks.co.id)

GENMILENIAL.ID – Operasi besar-besaran yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap babak baru dalam pengusutan kasus korupsi skala jumbo.

Sebanyak 12 lokasi strategis digeledah secara serentak pada Rabu, 8 Juli 2026 hingga Kamis dini hari.

Langkah ini dilakukan untuk menelusuri aliran dana serta mengamankan barang bukti dalam sejumlah perkara besar, termasuk dugaan korupsi pasokan batu bara untuk PLN dan pengembangan kasus Asabri.

Baca Juga: Kronologi penggeledahan besar-besaran polisi ke kafe hingga kantor money changer, buntut skandal korupsi batu bara

Operasi ini menjadi sorotan publik karena menyasar aset-aset bernilai tinggi, termasuk yang diduga memiliki keterkaitan dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Sasar aset elite hingga kafe yang disorot

Salah satu titik penggeledahan yang mencuri perhatian adalah sebuah kafe elite di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Lokasi ini disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan Febrie Adriansyah, sehingga memicu perhatian luas dari publik.

Selain itu, aparat juga menyisir sejumlah lokasi premium lainnya, mulai dari apartemen mewah di kawasan Pacific Place hingga rumah megah di Sentul, Bogor.

Baca Juga: Skandal perselingkuhan polisi-jaksa di Baubau Sultra: Bermula singgah beli roti, berujung dilabrak mertua

Aktivitas penggeledahan di kawasan elite ini menjadi pemandangan tak biasa, dengan pengamanan ketat dan mobilitas penyidik yang tinggi.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa penyidikan tidak hanya menyasar pelaku utama, tetapi juga menelusuri aset dan jaringan yang diduga menjadi tempat penyimpanan hasil tindak pidana.

Gerak cepat amankan barang bukti krusial

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa penggeledahan dilakukan secara serentak untuk mencegah penghilangan barang bukti.

Halaman:

Tags

Terkini