GENMILENIAL.ID – Sifat temperamental tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan berat, Taufik Hidayat, disebut sudah terlihat sejak lama.
Bahkan, ayah kandungnya sendiri, Tata, mengaku pernah menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh anaknya tersebut.
Pengakuan itu disampaikan Tata saat berbincang dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dalam kesempatan itu, ia menceritakan pengalaman pahit ketika dipukul oleh Taufik hanya karena persoalan sepele.
Tata menjelaskan, Taufik merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Namun sejak dulu, ia menilai anaknya tersebut memiliki emosi yang sulit dikendalikan.
Dipukul pakai kayu karena tak ada lauk
Peristiwa pemukulan itu terjadi saat Tata sedang bekerja di sawah. Ia mengatakan, saat itu dirinya tengah mencangkul, sementara Taufik berada di rumah dalam kondisi tidak bekerja.
Tanpa diduga, Taufik datang ke sawah dan langsung meluapkan emosinya. Ia bahkan memukul ayahnya menggunakan kayu.
“Pernah (dipukul), saya pernah dipukul pakai kayu,” ujar Tata sambil menunjuk bagian belakang kepalanya.
Baca Juga: Emak-emak gerebek dugaan lapak sabu di Labura, pelanggan kabur, polisi turun tangan
Ia menjelaskan, kejadian itu dipicu hal sederhana, yakni karena tidak adanya lauk saat Taufik hendak makan di rumah.
“Waktu itu saya lagi macul di sawah, dia lagi nganggur di rumah, terus mau makan enggak ada ikannya,” tuturnya.
Beruntung, dua orang rekan Tata yang juga sedang bekerja di sawah segera datang untuk melerai. Jika tidak, pemukulan tersebut berpotensi berlanjut.