Temperamental sejak lama, ayah Taufik Hidayat mengaku pernah dipukul pakai kayu gara-gara tak ada lauk

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 25 Juni 2026 | 23:48 WIB
Tampang tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat yang tengah jadi sorotan (Instagram/humaspoldajabar)
Tampang tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat yang tengah jadi sorotan (Instagram/humaspoldajabar)

“Dia datang ke sawah langsung mukul. Untung ada teman macul dua orang, mau mukul lagi dihalangin,” katanya.

Baca Juga: Ratusan jamaah padati Peringatan 10 Muharam di Subang, doa tolak bala hingga santuni 160 anak yatim

Setelah kejadian itu, Taufik disebut sempat pergi meninggalkan rumah selama kurang lebih satu minggu.

Dianggap anak kesayangan

Meski pernah mengalami kekerasan, Tata tidak menampik bahwa Taufik merupakan anak yang paling disayanginya.

Ia bahkan secara terbuka mengakui bahwa Taufik kerap mendapat perlakuan berbeda dibandingkan saudara-saudaranya.

“Karena Taufik ganteng gitulah, beda dari lainnya,” ungkap Tata.

Baca Juga: DPRD Subang bahas Raperda sistem kesehatan dan LPJ 2025, soroti arah kebijakan daerah

Ia juga menceritakan kondisi keluarganya. Anak pertama yang perempuan telah meninggal dunia, anak kedua laki-laki memiliki kebiasaan buruk, sementara anak bungsunya juga telah meninggal akibat overdosis.

Kondisi tersebut membuat Taufik menjadi sosok yang dianggap berbeda di dalam keluarga.

Kasus penyekapan dan penganiayaan terungkap

Kasus yang menjerat Taufik kini menjadi sorotan publik. Ia diduga melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya yang berinisial YTR.

Peristiwa ini terungkap setelah keluarga korban menerima informasi bahwa YTR berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada 12 Juni 2026.

Baca Juga: Muncul dugaan korban lain Taufik Hidayat, polisi ungkap belum ada laporan baru

Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi luka berat di bagian kepala dan wajah, serta mengalami sejumlah luka lain di tubuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X