Salah satu bantahan tegas datang dari Universitas Nasional (UNAS), khususnya dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Pihak kampus menegaskan bahwa tidak ada organisasi BEM di tingkat fakultas tersebut.
“FISIP Universitas Nasional tidak memiliki organisasi BEM di tingkat fakultas,” tegas Dekan FISIP UNAS, Aos Yuli Firdaus, dalam keterangannya, Rabu, 17 Juni 2026.
“Oleh karena itu, tidak terdapat jabatan Ketua BEM FISIP Universitas Nasional dalam struktur organisasi kemahasiswaan yang berlaku di lingkungan FISIP Universitas Nasional,” lanjutnya.
Pernyataan ini berkaitan dengan munculnya nama Ardi Zulkifly yang disebut sebagai Ketua BEM FISIP UNAS dalam konferensi pers BEM Bersatu.
UBSI juga bantah keterlibatan
Bantahan serupa juga disampaikan oleh BEM Fakultas Teknik Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (FTI UBSI).
Baca Juga: Kang Lukmantias resmi pimpin HKTI Subang, gaspol libatkan Gen Z dan dongkrak kesejahteraan petani
Melalui akun Instagram resminya, mereka menegaskan tidak pernah mengirimkan perwakilan ke kegiatan tersebut.
“BEM FTI UBSI tidak pernah menghadiri maupun mengirimkan perwakilan pada konferensi pers tersebut,” tulis pernyataan resmi mereka.
Selain itu, pihaknya juga menegaskan bahwa tidak ada pengurus atau anggota bernama Ahmad seperti yang disebut dalam daftar peserta konferensi pers.
“Dengan demikian, segala pernyataan yang disampaikan oleh pihak yang mengatasnamakan BEM FTI UBSI dalam forum tersebut bukan merupakan sikap maupun pernyataan resmi organisasi,” tandasnya.
Daftar nama jadi sorotan