news

Viral dugaan penumpang KRL pakai pin ibu hamil palsu, KAI ingatkan untuk cek keaslian: Ada logo dan masa aktif

Senin, 15 Juni 2026 | 19:38 WIB
Viral cerita penumpang yang diduga pakai pin ibu hamil palsu di KRL (Threads/hrliaagst)

GENMILENIAL.ID – Viral di media sosial seorang penumpang KRL diduga menggunakan pin ibu hamil untuk mendapatkan tempat duduk selama perjalanan.

Peristiwa tersebut terjadi di KRL lintas Rangkasbitung–Tanah Abang pada Senin, 15 Juni 2026.

Cerita ini pertama kali diunggah oleh akun Threads @hrliaagst dan ramai diperbincangkan warganet.

Dalam unggahannya, pemilik akun mengaku sempat mengikuti oknum penumpang tersebut yang diketahui turun di Stasiun Karet untuk melanjutkan perjalanan ke arah Stasiun Manggarai.

Baca Juga: Nasib proyek motor MBG Rp1,03 triliun: Dibayar lunas BGN era Dadan Hindayana, berujung cicilan bagi pegawai SPPG?

“Udah sempet turun, enggak jadi terus masuk lagi ke dalam kereta karena gue buntuti. Padahal, gue baru mau lapor ke PKD,” tulisnya dalam utas yang diunggah pada hari yang sama.

Curiga karena duduk di kursi biasa

Dalam kronologinya, pembuat utas mengaku awalnya tidak menaruh curiga saat diminta memberikan tempat duduk.

Ia menyebut kejadian itu bermula saat berada di sekitar wilayah Cisauk, ketika oknum tersebut meminta kursi dengan menunjukkan pin ibu hamil.

“Dia bilang, ‘Permisi, ibu hamil,’ sambil tangannya nunjuk ke pinnya (seakan-akan emang bener nih gue lg hamil). Okelah gue bangun, gue kasih tempat duduk, karna gue pikir di kursi prioritas sudah penuh sama lansia dan bumil lainnya,” tulisnya.

Baca Juga: Viral supplier curhat alasan menolak kerja sama SPPG: Dari minta harga rendah hingga nota kosongan

Namun, kecurigaan muncul karena oknum tersebut langsung menuju kursi biasa, bukan memastikan kondisi kursi prioritas terlebih dahulu.

“Tapi yang aneh, kenapa dia langsung nyosor ke kursi biasa? Kenapa ga mastiin dulu di kursi prioritas, kalau emg dia beneran hamil? Ga sampe disitu gue juga enggak mau dong ditipu, gue pastiin lagi pin hamilnya,” lanjutnya.

Ia juga mengaku melihat pin tersebut tidak memiliki logo resmi, sehingga diduga bukan pin resmi dari KAI.

Halaman:

Tags

Terkini