“Jujur gue ga pernah merasa keberatan, atau merasa rugi ngasih tempat duduk ke orang yang emg beneran prioritas, ibu hamil lansia, disabilitas, dan ibu bawa anak. Tapi, kalau ditipu kayak gini rasanya eneg,” tambahnya.
Baca Juga: BTN Jakim 2026 disorot, tim medis disebut minim hingga pelari ikut jadi penolong
Diduga melepas pin di Tanah Abang
Pemilik utas juga menyebut sempat mengikuti pergerakan oknum tersebut hingga Stasiun Karet.
“Mungkin di situ dia mulai tahu kalo gue buntutin. Padahal kita sama-sama turun di Stasiun Karet. Pas pintu kebuka, dia juga turun, pas gue mau buntutin lagi, dia malah masuk lagi ke kereta yang sama. Enggak jadi turun,” tulisnya.
Ia juga mengaku melihat oknum tersebut melepas pin saat berada di Stasiun Tanah Abang.
“Udah gitu pin yang tadi di atas, dicopot pas di Tanah Abang. Baru banget mau gue laporin ke petugas di Stasiun Karet. Gue ga peduli deh lo siapa, jabatan lo apa, dari kalangan mana, tapi orang licik, palsu kayak gini perlu dibasmi,” tegasnya.
Baca Juga: Viral 326 kepsek di Sulsel dikabarkan mundur usai temuan BPK, dipicu masalah kelola dana BOS
KAI jelaskan ciri pin ibu hamil resmi
Menanggapi viralnya utas tersebut, pihak KAI Commuter memberikan penjelasan terkait pin ibu hamil resmi yang digunakan di KRL.
“(Pin) saat ini dilengkapi dengan logo KAI Commuter pada bagian atas pin serta tanggal expired atau masa aktif yang tertera pada bagian tengah pin,” tulis keterangan KAI Commuter pada Senin, 15 Juni 2026.
KAI juga mengimbau pengguna KRL untuk melapor kepada petugas apabila menemukan penumpang yang menggunakan pin ibu hamil tanpa adanya tanda resmi maupun masa aktif.***
Artikel Terkait
Solidaritas busui mengalir, tawarkan donor ASIP untuk bayi korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
TASPEN gerak cepat serahkan santunan Rp283 juta untuk guru korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
Motor pulang tanpa pemilik, kisah pilu korban KRL Bekasi Timur ini bikin haru
Viral dugaan pelecehan di KRL Jakarta Kota–Nambo, korban berani melawan malah disuruh diam penumpang lain
Penumpang KRL pergoki pria sembunyi di bawah peron Stasiun Kebayoran, diduga lakukan pelecehan
Green SM dan polisi soroti insiden KRL Bekasi Timur, evaluasi pengemudi jadi sorotan
Momen KRL Duri-Tangerang didorong kereta lain, viral usai mogok di tengah perjalanan