news

MBG disebut bakal diurus kantin sekolah, mirip pembagian makan siswa yang diterapkan Jepang?

Sabtu, 6 Juni 2026 | 00:13 WIB
Menyoroti wacana pembagian ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis kantin sekolah (Dok. BGN)

GENMILENIAL.ID – Wacana baru terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perbincangan publik.

Badan Gizi Nasional (BGN) disebut tengah menyiapkan skema distribusi MBG berbasis kantin sekolah sebagai alternatif dari sistem dapur terpusat yang selama ini digunakan.

Gagasan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BGN, Nanik S. Deyang, sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas layanan kepada para penerima manfaat.

Baca Juga: Media Inggris soroti laga Timnas Indonesia vs Oman, sebut Beckham Putra cs kerap kelimpungan di kandang sendiri

Dalam keterangannya, Nanik menegaskan bahwa pendekatan ini muncul seiring evaluasi terhadap efektivitas distribusi MBG, termasuk mempertimbangkan kebutuhan di lapangan.

“Jadi ada beberapa alternatif, intinya untuk mengurangi beban anggaran APBN,” ujar Nanik dalam jumpa pers di Kantor BGN, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.

Tak lagi bergantung pada dapur baru

Nanik menekankan bahwa ke depan, BGN tidak harus terus membangun dapur baru untuk mendukung distribusi MBG.

Menurutnya, fasilitas yang sudah ada, seperti kantin sekolah, bisa dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga: Jadi korban penipuan Hanania Travel, viral cerita perjuangan 2 tahun menabung umrah: Sekarang ibuku hanya bisa menangis

“Kita intinya tidak harus membangun dapur baru, itu prinsipnya. Kita bisa menggunakan dapur-dapur, misalnya kantin sekolah,” jelasnya.

Wacana ini dinilai sebagai langkah realistis, terutama untuk menekan biaya pembangunan infrastruktur sekaligus mempercepat distribusi makanan kepada siswa.

Menariknya, ide pelibatan kantin sekolah sebenarnya bukan hal baru. Usulan serupa sempat mencuat pada 2025 lalu, terutama setelah muncul kasus keracunan makanan dalam program MBG.

Pernah diusulkan untuk jaga kualitas

Halaman:

Tags

Terkini