GENMILENIAL.ID – Setelah sempat menjadi perhatian nasional akibat polemik dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat, akhirnya SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas melakukan pertemuan langsung.
Pertemuan tersebut berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026 dan turut dihadiri perwakilan MPR RI serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat.
Momen ini menjadi langkah awal meredakan ketegangan yang sebelumnya sempat ramai diperbincangkan publik.
Dalam suasana yang lebih cair, kedua pihak menunjukkan sikap saling menghargai dan menjunjung sportivitas.
Baca Juga: Jaringan 29 kg sabu Aceh-Bogor terbongkar, oknum TNI ikut terlibat
SMAN 1 Pontianak bahkan secara terbuka menyatakan dukungan kepada SMAN 1 Sambas yang akan melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional pada Agustus 2026 mendatang.
Dukung ke tingkat nasional, tolak lomba ulang
Salah satu poin penting dalam pertemuan ini adalah kesepakatan kedua sekolah untuk tidak menggelar ulang final tingkat provinsi, meskipun sebelumnya hal tersebut sempat ditawarkan oleh pihak MPR RI.
Ketua Tim LCC SMAN 1 Pontianak, Almira, menegaskan bahwa sejak awal pihaknya tidak berniat membatalkan hasil lomba.
Ia menyebut, protes yang sempat dilayangkan hanya bertujuan untuk mendapatkan klarifikasi dari penyelenggara.
Baca Juga: Skandal penipuan proyek dapur MBG di Jabar, 13 korban rugi Rp1,9 miliar
“Kami di sini sangat menyambut baik teman-teman dari SMAN 1 Sambas. Kami dari SMAN 1 Pontianak tetap mendukung atas keberanian dan partisipasi mereka untuk lanjut ke tingkat nasional,” ujar Almira.
“Dari awal kami tidak ingin menganulir hasil perlombaan tingkat provinsi, tapi hanya meminta klarifikasi dari penyelenggara lomba," tambahnya.
Dukungan tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa polemik yang terjadi tidak mengurangi semangat kolaborasi antar pelajar.