Usai polemik LCC 4 pilar MPR RI Kalbar, SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas bertemu

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 20 Mei 2026 | 22:30 WIB
LCC 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang sempat jadi sorotan publik (YouTube/MPR RI)
LCC 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang sempat jadi sorotan publik (YouTube/MPR RI)

GENMILENIAL.ID – Setelah sempat menjadi perhatian nasional akibat polemik dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat, akhirnya SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas melakukan pertemuan langsung.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026 dan turut dihadiri perwakilan MPR RI serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat.

Momen ini menjadi langkah awal meredakan ketegangan yang sebelumnya sempat ramai diperbincangkan publik.

Dalam suasana yang lebih cair, kedua pihak menunjukkan sikap saling menghargai dan menjunjung sportivitas.

Baca Juga: Jaringan 29 kg sabu Aceh-Bogor terbongkar, oknum TNI ikut terlibat

SMAN 1 Pontianak bahkan secara terbuka menyatakan dukungan kepada SMAN 1 Sambas yang akan melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional pada Agustus 2026 mendatang.

Dukung ke tingkat nasional, tolak lomba ulang

Salah satu poin penting dalam pertemuan ini adalah kesepakatan kedua sekolah untuk tidak menggelar ulang final tingkat provinsi, meskipun sebelumnya hal tersebut sempat ditawarkan oleh pihak MPR RI.

Ketua Tim LCC SMAN 1 Pontianak, Almira, menegaskan bahwa sejak awal pihaknya tidak berniat membatalkan hasil lomba.

Ia menyebut, protes yang sempat dilayangkan hanya bertujuan untuk mendapatkan klarifikasi dari penyelenggara.

Baca Juga: Skandal penipuan proyek dapur MBG di Jabar, 13 korban rugi Rp1,9 miliar

“Kami di sini sangat menyambut baik teman-teman dari SMAN 1 Sambas. Kami dari SMAN 1 Pontianak tetap mendukung atas keberanian dan partisipasi mereka untuk lanjut ke tingkat nasional,” ujar Almira.

“Dari awal kami tidak ingin menganulir hasil perlombaan tingkat provinsi, tapi hanya meminta klarifikasi dari penyelenggara lomba," tambahnya.

Dukungan tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa polemik yang terjadi tidak mengurangi semangat kolaborasi antar pelajar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X