GENMILENIAL.ID – Kebijakan Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menonaktifkan dua pejabat di Kementerian Sosial (Kemensos) menjadi sorotan publik.
Langkah tersebut diambil menyusul polemik pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat (SR) yang nilainya mencapai Rp799 ribu per pasang dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Perbincangan publik semakin meluas setelah muncul unggahan dari akun Instagram @pandemictalks yang menyoroti keputusan tersebut.
“Mensos nonaktifkan 2 pejabat Kemensos pasca kontroversi pengadaan sepatu SR,” tulis akun tersebut pada Jumat 15 Mei 2026.
Dua pejabat yang dinonaktifkan diketahui menjabat sebagai Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa serta Kepala Subbagian Perlengkapan dan Barang Milik Negara.
Langkah nonaktifkan untuk kelancaran investigasi
Gus Ipul menjelaskan, keputusan penonaktifan tersebut merupakan bagian dari upaya memperlancar proses investigasi yang sedang berjalan.
“Dalam kaitan dengan keperluan tersebut, juga untuk kelancaran terhadap proses pendalaman yang dimaksud,” ujar Gus Ipul dalam pernyataan resminya.
“Saya membebastugaskan sementara dari jabatannya,” lanjutnya.
Ia menegaskan, langkah ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos.
“Semua yang sudah kami lakukan menjadi satu bagian evaluasi untuk memperbaiki pengadaan pada tahun 2026,” tambahnya.
Respons atas kritik publik