Kronologi Kopdes Cilacap yang belum operasi tapi dipakai main badminton: Dari respons pihak desa hingga Menkop

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:18 WIB
Menyoroti tanggapan Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono terkait viralnya Kopdes Merah Putih di Cilacap yang dipakai main badminton (Instagram.com/@nowdots)
Menyoroti tanggapan Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono terkait viralnya Kopdes Merah Putih di Cilacap yang dipakai main badminton (Instagram.com/@nowdots)

GENMILENIAL.ID — Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menjadi sorotan setelah video warga bermain badminton di dalam gedung tersebut beredar di media sosial.

Video berdurasi sekitar 14 detik itu memperlihatkan sejumlah warga tengah bertanding badminton di atas permukaan berwarna hijau di dalam gedung yang disiapkan untuk kegiatan Kopdes Merah Putih.

Kemunculan video tersebut kemudian memunculkan pertanyaan publik mengenai fungsi gedung Kopdes yang diketahui belum menjalankan kegiatan operasional.

Baca Juga: Dikabarkan sendiri saat lulus, prajurit TNI ini ternyata didatangi ortu yang sempat tak kenali wajah cemong anaknya

Bahkan, sempat muncul dugaan gedung tersebut telah dialihfungsikan menjadi lapangan badminton.

Pemerintah Desa Sikanco kemudian memberikan klarifikasi bahwa penggunaan gedung tersebut hanya bersifat sementara untuk kegiatan masyarakat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Di tengah sorotan tersebut, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono turut memberikan tanggapan mengenai penggunaan sementara gedung Kopdes tersebut.

Gedung Kopdes dipakai untuk badminton

Sekretaris Desa Sikanco, Atik Setiawan, membenarkan bahwa gedung Kopdes Merah Putih digunakan untuk pertandingan badminton.

Baca Juga: Terungkap saat sidang perdana, pengasuh Daycare Little Aresha diduga pernah benamkan kepala anak ke bak mandi

Namun, Atik menegaskan penggunaan tersebut tidak berarti gedung telah dialihfungsikan menjadi lapangan badminton.

"Memang benar gedung digunakan untuk pertandingan badminton," kata Atik dalam video klarifikasinya yang dikutip pada Selasa, 18 Agustus 2026.

"Namun, hanya sementara sebagai bagian dari perlombaan HUT RI dan bukan dialihfungsikan menjadi lapangan badminton," imbuhnya.

Pertandingan badminton tersebut digelar selama empat hari, yakni pada 4-7 Agustus 2026. Pesertanya merupakan perwakilan warga dari sejumlah dusun di Desa Sikanco.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X