GENMILENIAL.ID – Kontroversi Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik.
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI sebelumnya telah menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf terkait polemik yang terjadi dalam pelaksanaan lomba tersebut, khususnya terkait peran juri dan pembawa acara.
Terbaru, MPR RI melalui Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani bersama jajaran pimpinan lainnya menyatakan bahwa babak final LCC 4 Pilar di Kalimantan Barat akan diulang.
Keputusan itu diambil menyusul polemik penilaian antara tim SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas yang menjadi sorotan hingga tingkat nasional.
Baca Juga: Viral obat keras dijual bebas di swalayan ritel Bintaro, BPOM dan Dinkes lakukan sidak
SMAN 1 Pontianak tegaskan tak ikut final ulang
Menanggapi keputusan tersebut, SMAN 1 Pontianak secara resmi menyatakan tidak akan mengikuti final ulang yang direncanakan oleh MPR RI.
“SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI,” tulis pihak sekolah melalui unggahan akun Instagram @smansaptk_informasi, Kamis 14 Mei 2026.
Pihak sekolah menegaskan bahwa langkah yang mereka ambil selama ini bukan untuk membatalkan hasil lomba, melainkan untuk mendorong adanya transparansi dan kejelasan mekanisme penilaian.
“Langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar demi terwujudnya pelaksanaan dan mekanisme lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel,” lanjut pernyataan tersebut.
Dukung SMAN 1 Sambas ke tingkat nasional
Dalam pernyataan yang sama, SMAN 1 Pontianak juga menyampaikan sikap menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan.