GENMILENIAL.ID – Sebuah video yang memperlihatkan perjuangan siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Aceh Tengah menyeberangi sungai berarus deras viral di media sosial.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @serta_lia_gali dan memperlihatkan momen menegangkan saat para siswa harus bertaruh keselamatan demi bisa berangkat ke sekolah.
Dalam rekaman itu, terlihat sejumlah siswa di Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, berusaha menyeberangi sungai dengan bantuan para guru.
Jembatan apung jadi satu-satunya akses
Dalam keterangan unggahan, disebutkan bahwa jembatan yang digunakan adalah jembatan apung yang dibangun warga bersama relawan pascabencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu.
Jembatan tersebut menjadi satu-satunya akses bagi warga untuk beraktivitas, termasuk bagi para siswa menuju sekolah.
“Jembatan ini merupakan satu-satunya akses warga melakukan aktivitas, baik keluar maupun masuk, juga jadi satu-satunya akses siswa menuju sekolah SMA, SMP, dan SD,” tulis keterangan unggahan, dikutip Kamis 14 Mei 2025.
Disebutkan pula, jembatan tersebut menghubungkan sedikitnya lima desa dan menjadi jalur utama bagi anak-anak untuk menempuh pendidikan setiap harinya.
Namun, kondisi jembatan kini dilaporkan mulai rusak dan memprihatinkan, sehingga meningkatkan risiko bagi pengguna.
Detik-detik mencekam: Siswa nyaris hanyut
Momen paling menegangkan terjadi saat para siswa menyeberangi sungai dengan arus cukup deras.
Artikel Terkait
Promedia jajaki kolaborasi strategis dengan TNI AD, siap publikasikan program 8.000 Jembatan Nusantara
Jembatan runtuh diterjang banjir, Luna Maya terenyuh lihat warga Aceh tetap bertahan
TNI AD bangun 35 jembatan bailey di Aceh untuk perkuat konektivitas antarwilayah
Jembatan Cirahong sepi penjaga usai viral pungli, warga malah merasa tak aman
Street Coffee Jembatan Kewek dibubarkan Satpol PP, nongkrong di tengah jalan jadi sorotan
Siswa SD di pelosok Sulteng harus seberangi sungai saat hujan, guru ungkap harap jembatan segera rampung
5 Bulan pascabencana, warga Aceh Utara masih bertaruh nyawa seberangi sungai tanpa jembatan