news

Kesaksian penjaga rumah: Teriakan minta tolong warnai kebakaran rumah anggota BPK di Jagakarsa

Sabtu, 9 Mei 2026 | 20:22 WIB
Menyoroti kesaksian warga saat insiden kebakaran dalam rumah milik anggota BPK, Haerul Saleh di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan (Instagram.com/@depok24jam)

GENMILENIAL.ID – Insiden kebakaran yang menewaskan Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh, di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyisakan duka mendalam sekaligus cerita pilu dari para saksi di lokasi kejadian.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat pagi 8 Mei 2026 itu berlangsung cepat dan penuh kepanikan.

Api diduga mulai muncul dari lantai atas rumah hingga akhirnya membesar dan menjebak korban di dalam bangunan.

Di tengah situasi tersebut, kesaksian penjaga rumah bernama Arpen menjadi sorotan. Ia mengungkap detik-detik saat korban masih berada di dalam rumah dan berupaya meminta pertolongan.

Baca Juga: ICCN dorong Padang jadi Kota Gastronomi Dunia UNESCO, perkuat ekosistem kuliner dan budaya

Teriakan minta tolong dari lantai atas

Menurut Arpen, sumber api berasal dari lantai empat rumah, tepatnya di area ruang kerja. Saat api mulai membesar, korban sempat berteriak meminta bantuan.

“Bapak teriak, teriak kebakaran,” ujar Arpen saat ditemui di lokasi kejadian.

Teriakan tersebut sontak membuat warga sekitar panik dan berusaha memberikan pertolongan. Namun, kondisi api yang semakin membesar membuat proses evakuasi tidak mudah dilakukan.

Upaya penyelamatan di tengah kepanikan

Arpen mengaku sempat berusaha naik ke lantai atas untuk memastikan kondisi di dalam rumah.

Baca Juga: 32 Tim usia dini ramaikan Liga Jabar Istimewa di Subang, jadi ajang cari bibit pesepak bola

Di saat yang sama, ia juga meminta bantuan warga lain untuk segera menghubungi pemadam kebakaran.

“Kita naik, sama ngasih tahu warga sini langsung telepon damkar,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini