news

Sempat buron, detik-detik penangkapan oknum kiai cabul Ponpes Pati yang dibekuk polisi di Wonogiri

Kamis, 7 Mei 2026 | 10:30 WIB
Oknum kiai cabul ponpes di Pati berhasil ditangkap di Wonogiri setelah buron (Instagram/patihits)

GENMILENIAL.ID – Tersangka kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, akhirnya ditangkap setelah sempat melarikan diri dan tidak memenuhi panggilan penyidik kepolisian.

Oknum kiai bernama Asyhari yang sebelumnya mangkir dari pemeriksaan, dibekuk oleh tim gabungan Resmob Polresta Pati bersama Jatanras Polda Jawa Tengah di wilayah Wonogiri pada Kamis, 7 Mei 2026 sekitar pukul 04.00 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Widya Wiratama, menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan di kawasan Petilasan Eyang Gunungsari, Wonogiri, tempat tersangka diduga bersembunyi sebelum diamankan.

Baca Juga: Sempat hilang kontak, oknum kiai cabul Ponpes Pati dikabarkan berhasil diringkus di Wonogiri

Dalam video yang beredar di akun Instagram @patihits, terlihat proses penangkapan berlangsung saat tersangka mengenakan pakaian batik dan jaket berwarna hitam.

Ia tampak tiarap di tanah saat petugas melakukan pengamanan dan memasang borgol kabel ties.

Setelah berhasil diamankan, tersangka langsung dibawa menuju Pati menggunakan kendaraan petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut di Polresta Pati.

“Pagi ini jam 07.48 WIB kita bergeser ke Polresta Pati kegiatan pemburuan tersangka pelecehan seksual, dipimpin oleh Pak Kasatreskrim Kompol Dika bersama teman-teman,” ujar perekam video dalam unggahan akun Instagram @patihits.

Baca Juga: Terungkap peran 3 tersangka di kasus 2 PRT terjatuh dari lantai 4 kos Benhil

Dalam dokumentasi lain yang beredar, pelaku juga terlihat bersimpuh dengan tangan diborgol di depan kantor Polsek Purwantoro sebelum akhirnya dibawa oleh petugas kepolisian.

Sempat kabur ke beberapa daerah

Sebelum ditangkap di Wonogiri, tersangka diketahui sempat melarikan diri ke sejumlah daerah.

Polisi menyebut pelaku berpindah dari Kudus, kemudian Bogor, Jakarta, Solo, hingga akhirnya kembali terlacak di Wonogiri.

“Sempat ke Kudus, kemudian Bogor, dan Jakarta. Selanjutnya ke Solo kemudian ke Wonogiri,” kata Kompol Dika, Kamis, 7 Mei 2026.

Halaman:

Tags

Terkini