GENMILENIAL.ID - Kasus dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Yogyakarta, terus menuai sorotan publik.
Setelah penggerebekan oleh aparat kepolisian viral di media sosial, sejumlah orang tua mulai mengungkap pengalaman mereka.
Daycare yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta itu sebelumnya didatangi Sat Reskrim Polresta Yogyakarta pada Jumat siang, 24 April 2026.
Usai peristiwa tersebut viral, muncul berbagai pengakuan dari orang tua yang mengaku anaknya mengalami perlakuan tidak wajar selama dititipkan di tempat tersebut.
Baca Juga: JPU tuntut 10 tahun penjara mantan dirut Bank BJB, terungkap kredit Sritex diduga langgar prosedur
Pengakuan ibu soal luka memar di tubuh anak
Salah satu cerita datang dari akun Threads @tittaa555 yang mengungkap kejadian yang dialaminya pada 2023 lalu.
Ia mengaku menemukan luka memar di bagian lengan anaknya sepulang dari daycare.
“Kejadian 27 Juli 2023. Pulang sekolah, di lengan anak saya ada bekas cubitan, saya konfirmasi ke WhatsApp daycare, mereka bilang itu gatal,” tulisnya, dikutip dari unggahan pada Sabtu, 25 April 2026.
Dalam unggahan tersebut, ia juga memperlihatkan tanggapan dari pihak pengurus daycare yang menyebut luka tersebut disebabkan karena gatal.
Baca Juga: Viral Daycare Little Aresha di Yogyakarta digerebek, dugaan anak diikat picu kemarahan publik
“Tadi saat hendak mandi, saya sempat memperhatikan juga Bunda dan saya tanya ini kenapa dik? Jawab dik O**r, ‘gatal.’ Kemudian kami olesi minyak telon,” tulis pengurus dalam pesan balasan.
Pengakuan muncul setelah orang tua lakukan visum
Merasa tidak puas dengan penjelasan tersebut, orang tua itu kemudian memutuskan untuk melakukan visum guna memastikan penyebab luka di tubuh anaknya.