Sementara itu, pihak Grab menyatakan telah mengambil langkah awal dengan menonaktifkan akun pengemudi yang bersangkutan.
“Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk memastikan kebutuhan pelapor dapat terpenuhi,” ujar pihak Grab dalam keterangannya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih waspada dalam penggunaan transportasi online, khususnya bagi anak-anak.***