GENMILENIAL.ID - Kontroversi antara orang tua siswa dan admin Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambahrejo di Pringsewu, Lampung, ramai diperbincangkan publik di media sosial.
Kasus ini bermula dari keluhan terkait menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak layak konsumsi.
Orang tua siswa tersebut sebelumnya mengirimkan foto menu ayam melalui pesan langsung (DM) ke akun resmi SPPG Tambahrejo pada Selasa, 14 April 2026.
Baca Juga: Kebakaran rumah di Tanjung Duren Jakbar tewaskan 5 orang sekeluarga, diduga terjebak asap saat tidur
Dalam pesannya, ia mengungkapkan kekecewaan terhadap kondisi makanan yang diterima anaknya.
"Alhamdulillah, belajar bijak cerdas dan bijaksana, dicek dulu sekarang. And hell yeah, i found it (Ya ampun, aku menemukannya)," ungkapnya.
Namun, respons admin SPPG justru memicu polemik. Balasan yang dinilai meremehkan bahkan bernada sindiran membuat situasi semakin memanas di ruang publik.
"Calon MPR RI ini sudah sok Inggris sekarang, selamat ya sudah menjadi bahan ketawanya admin," tulis admin SPPG dalam percakapan yang beredar.
Baca Juga: Helikopter PK-CFX jatuh di perbukitan Kalbar, 8 orang tewas usai evakuasi dramatis semalaman
Saling sampaikan keluhan, berakhir damai
Setelah ramai menjadi sorotan, kedua pihak akhirnya melakukan pertemuan secara langsung untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Momen mediasi ini turut diunggah oleh akun Instagram @pringsewupedia, Jumat 17 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, orang tua siswa menyampaikan langsung keluhan terkait menu ayam yang dinilai kurang layak, karena masih terlihat berbulu dan tidak matang sempurna.
"Kedua belah pihak sudah saling menyampaikan uneg-uneg dan berakhir dengan saling memaafkan," tulis unggahan tersebut.