news

Setelah viral dugaan keracunan massal siswa di Cimahi, sampel menu MBG dikirim ke Labkes Jabar

Sabtu, 7 Maret 2026 | 12:29 WIB
Menyoroti sampel makanan dari SPPG Karangmekar yang kini dikirim ke Labkes Jabar usai viral kasus keracunan puluhan siswa di Cimahi (Instagram.com/@infocimahi.co)

Dinkes Cimahi periksa sampel makanan

Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Kesehatan Kota Cimahi langsung melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan yang diduga memicu keracunan.

Baca Juga: Mall di Subang didorong segera dibangun, Pemda ajukan sejumlah syarat ke pengembang

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, mengatakan pihaknya telah mengambil sampel makanan dari dapur SPPG untuk diperiksa di laboratorium.

“Dinkes Kota Cimahi mendatangi SPPG untuk mengambil sampel makanan untuk pemeriksaan di laboratorium di Labkes Jabar,” kata Mulyati dalam pernyataan resmi Pemerintah Kota Cimahi, Kamis, 5 Maret 2026.

Sampel yang diperiksa terdiri dari beberapa menu yang dibagikan kepada siswa, di antaranya nasi onigiri isi ayam, telur rebus, apel, kurma, serta susu UHT.

Mulyati menjelaskan bahwa penyimpanan sampel makanan tersebut merupakan bagian dari standar operasional prosedur dari Badan Gizi Nasional yang mewajibkan setiap SPPG menyimpan contoh makanan yang dibagikan.

Baca Juga: Paripurna DPRD Subang bahas LKPJ APBD 2025, Bupati paparkan capaian dan evaluasi kinerja

“Hal itu sesuai SOP dari Badan Gizi Nasional, di mana setiap SPPG harus menyimpan sampel makanan yang dibagikan,” jelasnya.

Hingga saat ini, Dinas Kesehatan Kota Cimahi masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti insiden keracunan massal tersebut.

“Soal penyebab pasti makanan yang memicu keracunan masih harus menunggu hasil uji laboratorium. Kita lihat nanti hasil pemeriksaannya,” tandas Mulyati.***

 

Halaman:

Tags

Terkini