news

Perkebunan kopi terancam lubang raksasa, Usman warga Aceh Tengah ikhlas lepas tanah 30 tahun

Minggu, 1 Maret 2026 | 11:34 WIB
Cerita warga Pondok Balik, Aceh Tengah mengenai nasib perkebunan kopinya yang hilang karena lubang raksasa (Facebook/Amri Gunasti Gayo)

GENMILENIAL.ID – Lubang raksasa di Kampung Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, terus membesar dan menggerus lahan warga.

Sawah, perkebunan, hingga akses jalan yang biasa digunakan masyarakat kini terdampak longsoran tanah yang terjadi berulang kali.

Di tengah situasi tersebut, seorang warga bernama Usman memilih bersikap pasrah atas ancaman yang menghampiri kebun kopi miliknya.

Kebun kopi yang membesarkan anak-anaknya

Dalam video yang diunggah akun Facebook Amri Gunasti Gayo dan dikutip Sabtu, 28 Februari 2026, Usman menceritakan bahwa tanah perkebunan kopi itu telah menjadi sumber penghidupan keluarganya selama puluhan tahun.

Baca Juga: Pelatihan gratis dari Desa Sidajaya, LPK Balkondes Lembur Cigarukgak cetak SDM siap kerja untuk industri Subang

“Saya tinggal pasrah, yang ada saya minta izin pada tanah ini, anak saya sudah dia besarkan, sudah dia kuliahkan semua, sudah dia kawinkan dan berumah masing-masing,” ujar Usman.

“Semuanya dari bibit tanah ini,” lanjutnya.

Ia mengisahkan, dari hasil kebun kopi itulah anak-anaknya bisa menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi dan membangun kehidupan masing-masing.

Tanah tersebut bukan sekadar lahan, tetapi saksi perjalanan hidup keluarganya.

Hanya berjarak dua meter dari bibir longsor

Kini, jarak kebun kopi Usman dengan bibir lubang raksasa hanya sekitar dua meter. Setiap kali longsor terjadi, kekhawatiran pun semakin besar.

Baca Juga: Warga Aceh di tenda pengungsian hanya ambil satu kotak nasi, viral karena sikap peduli sesama

“Jadi, saya harus ikhlas walaupun ini dalam pembicaraan kita dibilangnya bencana. Tapi saya harus ikhlas karena sudah sampai waktunya,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini