Warga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Barat maupun pihak kontraktor segera melakukan perbaikan dan evaluasi menyeluruh.
Mereka meminta adanya langkah maintenance sebelum kerusakan semakin meluas dan memicu kecelakaan lalu lintas.
Jika tidak segera ditangani, jalan berlubang yang terus bertambah dikhawatirkan akan memperparah risiko kecelakaan, memperlambat distribusi logistik, serta menambah beban biaya perawatan kendaraan masyarakat.***