Warga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Barat maupun pihak kontraktor segera melakukan perbaikan dan evaluasi menyeluruh.
Mereka meminta adanya langkah maintenance sebelum kerusakan semakin meluas dan memicu kecelakaan lalu lintas.
Jika tidak segera ditangani, jalan berlubang yang terus bertambah dikhawatirkan akan memperparah risiko kecelakaan, memperlambat distribusi logistik, serta menambah beban biaya perawatan kendaraan masyarakat.***
Artikel Terkait
Kang Rey tancap gas! Infrastruktur Compreng dikebut, jalan rusak harus tuntas dua tahun
Viral pasien meninggal di Tanggamus akibat jalan rusak, polisi sambangi keluarga dan beri bantuan
Lewat Saba Desa di Kalijati, Kang Rey siapkan Rp2 miliar untuk jalan rusak: Aspirasi warga jadi dasar kebijakan
Reses DPRD Jabar: Zulkifly Chaniago serap keluhan warga Wantilan soal rekrutmen pabrik hingga jalan rusak
Jalan Kawunganten–Sindangsari akhirnya mulus, Kang Rey tegaskan 2027 tak boleh ada lagi jalan rusak di Subang
Viral kades di Sragen mandi lumpur protes jalan rusak puluhan tahun tak kunjung diperbaiki
Ramadan rawan tawuran dan perang sarung, SMPN 6 Subang perkuat karakter dan libatkan orang tua