news

365 Hari Subang Ngabret: Pangkas hibah Rp90 miliar, 92 km jalan tuntas di tahun pertama Kang Rey

Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:35 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi bersama Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi - Satu tahun kepemimpinan keduanya diwarnai kebijakan dan gebrakan yang menitikberatkan percepatan infrastruktur serta penguatan pelayanan publik di Kabupaten Subang (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Tepat satu tahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, kepemimpinan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi bersama Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi memasuki fase evaluasi publik.

Di usia 28 tahun saat dilantik, Kang Rey menjadi salah satu kepala daerah termuda di Indonesia dengan membawa jargon 'Subang Ngabret' (Ngawangun Bareng Rakyat).

Alih-alih fokus pada seremoni awal masa jabatan, tahun pertama duet ini diwarnai sejumlah kebijakan strategis yang menyasar pembenahan anggaran, percepatan infrastruktur, hingga reformasi birokrasi.

Baca Juga: Diduga mabuk, sopir bus PO Harapan Jaya ugal-ugalan di Jombang hingga diamankan polisi

Efisiensi anggaran dan target 320 km jalan

Kebijakan paling menyita perhatian adalah pemangkasan dana hibah tahun 2025 dari Rp90 miliar menjadi Rp4 miliar.

Anggaran tersebut dialihkan untuk program yang dinilai lebih berdampak langsung bagi masyarakat, terutama sektor infrastruktur.

Efisiensi belanja mobil dinas, perjalanan dinas, serta sejumlah pos anggaran lainnya menghasilkan penghematan Rp140 miliar.

Dana tersebut difokuskan untuk mempercepat pembangunan dan perbaikan jalan kabupaten.

Baca Juga: Motor korban kecelakaan di Jalan Jogja-Solo raib dibawa ‘penolong’, viral di medsos dan diselidiki polisi

Sepanjang 2025, melalui Dinas PUPR, Pemerintah Kabupaten Subang telah menuntaskan perbaikan 92 kilometer jalan dengan anggaran Rp250 miliar.

Capaian ini merupakan bagian dari target besar penanganan 320 kilometer jalan rusak yang ditetapkan rampung secara bertahap hingga 2027.

Memasuki 2026, pemerintah daerah kembali mengalokasikan anggaran Rp174 miliar untuk memperbaiki 55 kilometer jalan kabupaten.

Dengan skema bertahap tersebut, penuntasan seluruh jalan rusak ditargetkan selesai pada 2027.

Halaman:

Tags

Terkini