Klarifikasi lebih lanjut disampaikan melalui akun Instagram @jacklyn_choppers.
Baca Juga: Setelah 24 hari pencarian, pendaki Bukit Mongkrang ditemukan meninggal dunia di sungai mitis
Dalam unggahan tersebut, Aiptu Zakaria membagikan momen saat melakukan panggilan video dengan pria yang sempat viral.
Dalam video call itu, Aiptu Zakaria menanyakan kronologi lengkap peristiwa yang membuat pria tersebut dikira menggotong mayat.
“Kan saya lagi ngamen, terus nemu biawak, ngamen di daerah lampu merah Petojo. Terus nemu biawak di kali, dilemparin batu, naik ke darat terus dipegang, bawa pakai kardus,” ujar pria tersebut, dikutip Selasa, 10 Februari 2026.
Ia menjelaskan, awalnya biawak tersebut dibawa menggunakan kardus. Namun, rencana untuk menjualnya ke kawasan Lokasari tidak membuahkan hasil.
“Terus saya buang kardusnya, ganti pakai karung. Terus saya bawa-bawa lewat Krendang Selatan, kena kamera ketangkep CCTV,” imbuhnya.
Biawak masih hidup dan permintaan maaf
Dalam panggilan video tersebut, pria itu juga memperlihatkan kondisi biawak yang masih berada di dalam karung dan dalam keadaan hidup.
“Iya, masih di karung jadi kayak bawa mayat,” ucapnya.
Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas kegaduhan yang terjadi akibat video tersebut.
Baca Juga: Meski terendam lumpur dan berbau, warga Aceh Tamiang pilah gabah pascabanjir untuk bertahan hidup
“Minta maaf ya Pak ya, kalau ada salah, udah bikin ramai, bikin viral maaf ya Pak ya. Padahal bukan mayat, itu biawak,” tandasnya.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi informasi sebelum menyimpulkan sesuatu dari rekaman video, agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.***