GENMILENIAL.ID — Aksi unik seorang pedagang minuman asal Temanggung, Jawa Tengah, mendadak viral di media sosial.
Bukan karena rasa minumannya semata, melainkan cara meracik yang tak biasa, menggunakan sebuah robot sederhana yang mampu bergerak presisi layaknya teknologi canggih.
Pedagang tersebut diketahui bernama Anang Kurniawan, yang kerap berjualan minuman sambil menghadirkan hiburan tersendiri bagi anak-anak.
Aksinya terekam dan dibagikan akun Instagram @ussfeeds pada Jumat 6 Februari 2026, lalu menyita perhatian warganet.
“Aksi nyentrik pedagang es di Temanggung, Jawa Tengah, mencuri perhatian lewat aksinya yang memanfaatkan sebuah ‘robot’ buat ngeracik minuman dagangannya,” tulis akun tersebut.
Aksi robot bikin anak-anak melongo
Dalam video yang juga diunggah melalui akun Instagram pribadinya @kurniawananang140, tampak sebuah ‘robot’ dengan gerakan kaku namun terukur menuangkan minuman ke dalam gelas.
Anak-anak yang menyaksikan langsung terlihat terpukau, bahkan tak sedikit yang bereaksi spontan.
“Sangar bolo, sangar bolo,” ujar seorang anak dengan ekspresi kagum, yang sontak mengundang tawa di sekitarnya.
Ekspresi polos, heran, dan bahagia dari anak-anak yang mengantre membeli minuman itu menjadi daya tarik tersendiri.
Banyak warganet menilai, kreativitas sederhana tersebut berhasil menghadirkan pengalaman berbeda bagi pembeli cilik.
Pembawaan ceplas-ceplos jadi hiburan
Artikel Terkait
Robot pintar Polri unjuk aksi lacak bom di hadapan Presiden Prabowo saat defile HUT ke-79 Bhayangkara
Pedagang es kelapa di Gowa viral daftarkan 24 kerabat haji, total setoran tembus Rp600 juta
Layaknya waterboom, viral anak-anak Bekasi asyik main air di tengah banjir
Viral ‘Open to Work’ di LinkedIn, Prilly Latuconsina minta maaf dan tegaskan bukan gimmick
Viral boneka ‘kuda menangis’ laris manis jelang Imlek 2026, dinilai wakili perasaan pekerja kantoran
Mahfud MD soroti Polri yang 'dibedah habis' publik: Bahaya jika tak viral, tak ada tindakan
Viral CV pelamar kerja dibuang di pinggir jalan, warganet khawatir data pribadi disalahgunakan