Dalam video, terdengar sorakan dan tawa penonton yang mengerubungi terduga pelaku. Beberapa orang bahkan melontarkan komentar bernada sindiran secara langsung.
“Macet-macet gini kok ya nyuri helm, nggak dipikir tuh lho,” ujar perekam video sambil tertawa.
Warganet nilai lebih menyakitkan dari kekerasan fisik
Video tersebut tercatat telah ditonton lebih dari 2,5 juta kali dan menuai beragam komentar warganet.
Mayoritas menilai kejadian itu sebagai bentuk sanksi sosial yang dinilai lebih menyakitkan dibandingkan kekerasan fisik.
“Kayak gini tuh lebih sakit dibanding dipukuli,” tulis akun @yun*********a.
“Beneran ini lebih sakit dibanding dikeroyok, apalagi ramai-ramai gini. Malunya sih,” komentar akun @slm****.
“Ya ini yang namanya hukuman sosial,” tulis akun lainnya.
Sejumlah komentar juga menyebut bahwa tidak adanya aksi pemukulan justru menghindarkan penonton dari persoalan hukum.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun tindak lanjut terhadap terduga pelaku.
Namun, dalam kolom komentar beredar klaim bahwa pria tersebut merupakan mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di Malang.***