Viral konser wali di Malaysia berhenti mendadak, Faank ajak penonton nyanyi ‘Yank’ tanpa musik

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 16 Januari 2026 | 13:15 WIB
Menyoroti insiden viral yang dialami grup band Indonesia, Wali saat menggelar konser musik di Malaysia (Instagram.com/@kulturdomestik)
Menyoroti insiden viral yang dialami grup band Indonesia, Wali saat menggelar konser musik di Malaysia (Instagram.com/@kulturdomestik)

GENMILENIAL.ID — Konser musik grup band Wali yang digelar di Malaysia mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah pertunjukan tersebut dihentikan secara tiba-tiba.

Insiden tak terduga itu terjadi saat Wali tampil di Idea Live Arena, Petaling Jaya, Malaysia, pada 10 Januari 2026 lalu, dan viral usai videonya beredar luas di linimasa.

Dalam unggahan akun Instagram @kulturdomestik pada Kamis, 15 Januari 2026, terlihat momen ketika suara musik mendadak berhenti dan lampu panggung mulai redup saat Wali masih berada di atas panggung.

Baca Juga: Hasil drawing AFF 2026 dinilai ringan, Timnas Indonesia dituntut akhiri puasa gelar 30 tahun

Situasi tersebut membuat para personel band, termasuk sang vokalis Faank, tampak kebingungan.

Diduga, konser dihentikan karena pihak venue memberlakukan batas waktu penggunaan gedung yang ketat hingga tepat tengah malam.

Akibatnya, sejumlah lagu yang telah dinantikan penonton tak sempat dibawakan hingga tuntas.

Musik mati saat konser masih berlangsung

Konser yang sebelumnya berlangsung meriah itu mendadak terhenti saat Faank tengah asyik bernyanyi bersama penonton.

Baca Juga: Akses darat masih putus, warga desa terisolir di Aceh Tengah jalan kaki 2 km lewati sungai demi jual durian

Dalam cuplikan video, Faank terlihat mencoba memahami situasi sekaligus menenangkan para penggemar yang mulai kecewa.

“Tadi dari awal kita sudah bilang, di sini sampai jam berapa, tapi tidak ada respons,” ujar Faank kepada penonton.

Ia mengaku band Wali sempat percaya diri konser bisa berlangsung lebih lama karena fokus utama mereka adalah menghibur para penggemar di Malaysia. Namun kenyataan di lapangan berkata lain.

“Kita awalnya pede saja, karena fokusnya ingin menghibur masyarakat di sini, tapi ternyata ada batas waktu,” imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X