Sejumlah siswa sekolah dasar yang hendak mengikuti kegiatan Pesta Siaga Gerakan Pramuka terpaksa melewati jalan yang tertimbun longsoran tanah.
“Pagi ini, beberapa siswa SDN 1, 2, dan 3 Sirau yang akan mengikuti Pesta Siaga harus melewati jalur yang tertimbun longsor kemarin sore,” tulis keterangan unggahan video akun @purbalinggaku, Rabu, 3 Februari 2026.
Baca Juga: Viral boneka ‘kuda menangis’ laris manis jelang Imlek 2026, dinilai wakili perasaan pekerja kantoran
Longsor tersebut diketahui terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sehari sebelumnya.
BPBD catat ratusan warga mengungsi
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga mencatat sekitar 500 warga terpaksa mengungsi akibat banjir dan longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026.
Kerusakan terparah berada di Dusun Kaliurip, Desa Serang. Sebanyak 36 rumah dilaporkan rusak berat, tertimbun material lumpur, batu, dan kayu dengan ketebalan mencapai satu meter. Enam rumah di antaranya dilaporkan rata dengan tanah.
Baca Juga: Viral pria tendang kucing di Blora, terancam 1,6 tahun penjara dan denda Rp50 juta
Di Dusun Gunung Malang yang sempat terisolasi, tercatat 18 rumah terdampak, dengan rincian 12 rumah rusak berat dan enam rumah berpotensi mengalami kerusakan serupa.
Sementara di Dusun Bambangan, Desa Kutabawa, sebanyak 29 rumah mengalami kerusakan ringan.
Selain itu, jembatan penghubung Kutabawa–Clekatakan dilaporkan ambruk, dan akses jalan kabupaten tertutup material longsor sepanjang sekitar 12 meter.***