GENMILENIAL.ID – Hujan deras yang mengguyur Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Sabtu malam, 1 November 2025, memicu longsor besar yang menelan korban jiwa.
Satu keluarga tertimbun reruntuhan tanah, empat di antaranya ditemukan meninggal dunia, sementara satu selamat dengan luka-luka.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono mengatakan, material tanah setinggi sekitar 25 meter ambrol dan langsung menimpa rumah milik Sarip (60 tahun) yang dihuni bersama istri dan tiga anaknya.
Baca Juga: Zulhas sebut program MBG bisa naikkan IQ dan cerdaskan masyarakat Indonesia
“Dua korban meninggal dan satu korban selamat berhasil dievakuasi pada Sabtu malam sekitar pukul 22.30 WIB. Dua korban lainnya ditemukan Minggu pagi sekitar pukul 08.40 dan 09.20 WIB,” ujar Stefanus, Minggu, 2 November 2025.
Evakuasi dramatis di tengah tanah labil
Tim gabungan BPBD, SAR, TNI, dan Polri segera diterjunkan ke lokasi tak lama setelah laporan diterima.
Namun, upaya pencarian sempat dihentikan dini hari karena kondisi tanah yang masih labil dan hujan belum reda.
“Operasi kembali dilanjutkan Minggu pagi. Korban terakhir, Fajar Puji Wibowo (19), ditemukan sekitar pukul 09.20 WIB tertimbun material setebal 1,5 meter,” ungkap Stefanus.
Korban selamat, Wijianto (30 tahun), berhasil dievakuasi dengan luka di bagian tubuh dan langsung dibawa ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk perawatan.
BPBD mengingatkan warga di kawasan lereng agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan.
“Kami minta warga segera mengungsi bila curah hujan tinggi, karena kondisi tanah masih labil,” kata Stefanus.
Satu keluarga jadi korban
Artikel Terkait
Kesaksian korban longsor tambang Gunung Kuda: Tertimbun 30 menit, selamat berkat telepon minta tolong
Korban longsor tambang Gunung Kuda Cirebon bertambah jadi 19 orang meninggal
Longsor tambang batu di Cirebon tewaskan 20 orang, Menteri ESDM buka peluang evaluasi total
Longsor di Puncak Bogor tewaskan 1 orang, 2 masih dalam pencarian
Merah Putih berkibar di kawasan bekas longsor, Warna Alam dan Perhutani gaungkan pesan cinta tanah air dan peduli lingkungan
Banjir dan longsor terjang Sukabumi, 1.800 warga terdampak: BPBD sebut salah satu yang terparah tahun ini
Tak tinggal diam, PT Dahana salurkan bantuan untuk warga terdampak banjir dan longsor di Sukabumi