news

Banjir kembali rendam Ciasem, kerusakan tanggul jadi sorotan utama

Minggu, 25 Januari 2026 | 17:11 WIB
Banjir di Kecamatan Ciasem akibat jebolnya tanggul yang menyebabkan air meluap hingga merendam pemukiman warga (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Subang akibat curah hujan tinggi dalam sepekan terakhir.

Kecamatan Ciasem menjadi wilayah terdampak paling parah, menyusul jebolnya tanggul yang menyebabkan air meluap hingga merendam permukiman warga.

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita atau yang akrab disapa Kang Rey turun langsung meninjau lokasi banjir di Kecamatan Ciasem, Sabtu 24 Januari 2026. 

Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah terhadap bencana yang kembali berulang.

Baca Juga: Kapolres Subang turun langsung ke lokasi banjir Ciasem, fokus pemulihan warga dan trauma healing

Tanggul jebol jadi pemicu utama banjir

Kang Rey menjelaskan, banjir tidak hanya terjadi di Ciasem, namun juga melanda wilayah lain seperti Kecamatan Pamanukan dan Blanakan. Namun, kondisi terparah terjadi di Ciasem akibat tanggul yang jebol.

“Di Pamanukan banjir terjadi di belakang Yogya Swalayan, di Blanakan lebih ke area persawahan. Tapi yang paling parah memang di Ciasem, khususnya di Ciasem Tengah dan Ciasem Hilir, karena tanggul jebol,” jelas Kang Rey.

Ia menegaskan, persoalan banjir tidak hanya disebabkan tingginya curah hujan, tetapi juga lemahnya infrastruktur pengendali air yang tidak mampu menahan debit air saat hujan ekstrem.

Baca Juga: Ki Maher: Bencana tak lagi bisa diprediksi, saatnya manusia kembali menjaga alam

Prioritaskan kebutuhan warga terdampak

Dalam kunjungannya, Kang Rey didampingi Kalak BPBD Kabupaten Subang serta Camat Ciasem. Ia menekankan bahwa langkah awal yang harus dilakukan adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

“Kita siapkan dulu kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari makanan hingga alat kesehatan. Kita juga koordinasi dengan pihak terkait agar bantuan bisa segera tersalurkan,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Subang juga memastikan akan membantu warga yang kehilangan dokumen penting akibat banjir, seperti KTP, ijazah, hingga sertifikat tanah.

Halaman:

Tags

Terkini