Kapolsek Ciasem AKP Endang Kurnia, bersama personel Polsek Ciasem dan Polres Subang, bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Baca Juga: Soroti upah guru honorer tak sampai UMR, Ferry Irwandi sebut ada yang digaji Rp60 ribu per bulan
Penanganan dilakukan bersama BPBD Kabupaten Subang, pemerintah desa, Tagana, serta warga setempat.
Sejumlah langkah cepat dilakukan, di antaranya:
- Evakuasi warga terdampak banjir
- Pendataan rumah dan korban terdampak
- Pengecekan instalasi listrik untuk mencegah korsleting
- Koordinasi lintas instansi
- Pendirian posko bantuan
- Penyaluran logistik dan makanan
- Pemberian trauma healing, khususnya bagi anak-anak
“Penanganan dilakukan secara cepat agar tidak menimbulkan korban dan warga bisa segera mendapatkan bantuan,” ujar AKP Endang Kurnia di lokasi.
Pemantauan berlanjut, warga diminta tetap waspada
Hingga saat ini, aparat gabungan masih melakukan pemantauan intensif di sekitar lokasi tanggul jebol.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus berkoordinasi untuk langkah penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan perbaikan tanggul darurat.
Warga diimbau tetap waspada, mengingat potensi hujan masih tinggi dan kondisi tanggul belum sepenuhnya aman.***