Kapolsek Ciasem AKP Endang Kurnia, bersama personel Polsek Ciasem dan Polres Subang, bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Baca Juga: Soroti upah guru honorer tak sampai UMR, Ferry Irwandi sebut ada yang digaji Rp60 ribu per bulan
Penanganan dilakukan bersama BPBD Kabupaten Subang, pemerintah desa, Tagana, serta warga setempat.
Sejumlah langkah cepat dilakukan, di antaranya:
- Evakuasi warga terdampak banjir
- Pendataan rumah dan korban terdampak
- Pengecekan instalasi listrik untuk mencegah korsleting
- Koordinasi lintas instansi
- Pendirian posko bantuan
- Penyaluran logistik dan makanan
- Pemberian trauma healing, khususnya bagi anak-anak
“Penanganan dilakukan secara cepat agar tidak menimbulkan korban dan warga bisa segera mendapatkan bantuan,” ujar AKP Endang Kurnia di lokasi.
Pemantauan berlanjut, warga diminta tetap waspada
Hingga saat ini, aparat gabungan masih melakukan pemantauan intensif di sekitar lokasi tanggul jebol.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus berkoordinasi untuk langkah penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan perbaikan tanggul darurat.
Warga diimbau tetap waspada, mengingat potensi hujan masih tinggi dan kondisi tanggul belum sepenuhnya aman.***
Artikel Terkait
Mensos Gus Ipul datangi pengungsian korban banjir di Jakarta Timur, sampaikan titipan salam dari Prabowo dan janji akan bantu rumah yang jebol
156 KK dievakuasi akibat banjir di Purwakarta: Tanggul jebol, Jatiluhur terendam
Update bencana banjir di Grobogan Jateng: Akibat luapan sungai tuntang yang sudah 4 kali jebol di 2025
Respons cepat Bupati Subang Reynaldy tinjau tanggul jebol di Pagaden, salurkan bantuan dan koordinasi perbaikan
Tembok gudang supermarket di Cirebon diduga jebol diterjang banjir, warga berlarian ambil barang yang hanyut
Polres Subang hentikan aktivitas crusher stone PT A.B. di Kasomalang, Dedi Mulyadi turun langsung ke lokasi
Viral warga Bekasi ngadu ke KDM soal banjir harapan indah, developer diminta temui konsumen