Baca Juga: Tekan alih fungsi lahan, Bupati Subang ikut Rakor Percepatan Tata Ruang Jawa Barat di Gedung Sate
Menurut Ferry, peran tersebut dijalankan dengan memastikan bantuan sampai kepada warga yang benar-benar membutuhkan, di tengah kondisi akses jalan dan infrastruktur yang masih terbatas pascabencana.
Banyak datang, terharu melihat kondisi lapangan
Dalam kesaksiannya, Ferry mengungkapkan bahwa banyak pihak dari berbagai latar belakang turut hadir membantu korban bencana.
Mulai dari pejabat publik, tenaga medis, relawan, artis, hingga influencer, bersama-sama turun ke lapangan.
Ia juga melihat sinergi antara relawan sipil dengan aparat TNI dan Polri dalam proses evakuasi dan distribusi bantuan.
“Saya melihat banyak pihak datang ke sana, lalu mereka menangis melihat keadaannya,” ungkap Ferry.
Menurutnya, kondisi di lapangan sangat menyentuh secara emosional.
“Tidak mungkin tidak ada yang tidak nangis, tapi kita di sana benar-benar saling bantu satu sama lain,” ujarnya.
Fokus menjaga moral dan semangat korban
Selain penyaluran bantuan logistik, Ferry menekankan pentingnya menjaga kondisi mental dan moral para korban bencana.
Ia menilai pemulihan psikologis menjadi bagian penting dalam proses pemulihan wilayah terdampak.
“Yang sangat kita perhatikan di sana adalah menjaga moral mereka agar tetap tenang dan memulihkan wilayahnya bersama-sama,” jelasnya.