Setelah sepekan memantau wilayah terdampak, Mualem menyebut banyak desa jauh dari ibu kota kabupaten belum menerima bantuan sejak bencana terjadi.
Selain sembako, kebutuhan mendesak lain adalah tenda pengungsian dan air bersih di Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
Baca Juga: WALHI ungkap deforestasi masif di Sumatera, 1,4 juta hektare hutan hilang 2016-2024
Lima unit alat berat dari Medan telah dikerahkan untuk membuka akses ke Aceh Timur dan Aceh Utara. Namun distribusi tetap terhambat karena 41 jembatan putus di Aceh Utara.
“Sembako banyak bertumpuk karena akses dan ini harus dipercepat distribusi,” tandasnya.***