news

Menkeu Purbaya optimis pertumbuhan ekonomi capai 5,67 persen, isyaratkan penurunan tarif PPN di 2026

Selasa, 14 Oktober 2025 | 22:04 WIB
Menkeu Purbaya ungkap kondisi perekonomian Indonesia dalam setahun Prabowo-Gibran (Instagram/menkeuri)

GENMILENIAL.ID — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan kondisi perekonomian Indonesia setelah setahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam konferensi pers APBNKita di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Oktober 2025, Purbaya optimis pertumbuhan ekonomi nasional akan terus menguat hingga mencapai 5,67 persen pada kuartal IV tahun ini.

“Sudah ada perbaikan konsumsi masyarakat di September. Kita mulai inject ke sistem uangnya bulan itu,” ujar Purbaya.

Baca Juga: Ramai soal susu MBG hanya 30 persen segar, BGN klaim tak ada manipulasi dan singgung dampak ekonomi peternak lokal

Proyeksi pertumbuhan dan stimulus ekonomi

Purbaya menjelaskan, pada Desember 2025 nanti akan terlihat dampak penuh dari kebijakan ekonomi yang mulai dijalankan sejak September.

“World Bank bilang kita di bawah 5 persen tahun ini, tapi hitungan kami triwulan keempat bisa lebih cepat. Kalau stimulus tambahan diumumkan nanti, bisa 5,67 persen atau sedikit lebih tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan, arah ekonomi Indonesia saat ini sudah menunjukkan tren membaik.

“Kita sudah bergerak ke arah yang lebih bagus dibanding sebelumnya,” tegasnya.

Baca Juga: Masjid dari swadaya warga, Wakil Bupati Subang apresiasi semangat religius dan kebersamaan Desa Marengmang

Rencana penurunan tarif PPN 2026

Menkeu juga menyinggung kemungkinan penurunan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada tahun 2026, dari tarif saat ini sebesar 11 persen yang berlaku sejak 1 April 2022 berdasarkan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Namun, Purbaya menegaskan bahwa keputusan tersebut masih perlu dikaji dengan hati-hati.

“Kita akan lihat kondisi ekonomi di akhir tahun. Penurunan PPN bisa mendorong daya beli masyarakat, tapi harus hati-hati,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini