Sopir truk berinisial AA kini telah diamankan untuk dimintai keterangan.
Ia diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan setelah sistem pengereman gagal berfungsi di jalan menurun.
Meski truk tidak sedang mengangkut muatan, medan curam di area Terowongan Terondol memperbesar risiko kehilangan kendali.
Lima korban luka serius, tanpa korban jiwa
Kepolisian memastikan tidak ada korban meninggal dunia. Namun lima orang mengalami luka berat, termasuk patah tulang dan luka di kepala.
“Untuk sementara tidak ada korban jiwa, tapi dua korban dalam kondisi kritis. Kami terus pantau perkembangan di rumah sakit,” ujar Ardhiansyah.
Baca Juga: Kutukan Mandalika berlanjut: Marc Marquez terpelanting, cedera bahu kambuh dan Ducati rugi besar
Evakuasi badan truk memakan waktu lebih dari dua jam dan sempat membuat lalu lintas tersendat hingga dua kilometer.
Sorotan keselamatan di ruas Tol Tangerang–Merak
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan di ruas Tol Tangerang–Merak yang memiliki sejumlah titik rawan di jalur menurun dan tikungan tajam.
Pihak pengelola tol bersama Kementerian Perhubungan dan kepolisian kini meninjau ulang sistem pengamanan jalur, termasuk pemasangan guardrail tambahan serta peringatan kecepatan di area dengan elevasi ekstrem seperti Terowongan Terondol.
Hingga kini, penyelidikan mendalam masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden yang nyaris merenggut nyawa tersebut.***