Kutukan Mandalika berlanjut: Marc Marquez terpelanting, cedera bahu kambuh dan Ducati rugi besar

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 23:26 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait insiden kecelakaan yang dialami pembalap MotoGP Mandalika, Marc Marquez (X.com/@MotoGP)
Menyoroti fakta terkini terkait insiden kecelakaan yang dialami pembalap MotoGP Mandalika, Marc Marquez (X.com/@MotoGP)

GENMILENIAL.ID – Nasib sial kembali menimpa pembalap MotoGP asal Spanyol, Marc Marquez, setelah mengalami crash keras di Sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu 5 Oktober 2025.

Insiden itu terjadi di tikungan ke-7 saat Marquez bersenggolan dengan Marco Bezzecchi, membuatnya terlempar sejauh hampir 100 meter ke area gravel dan harus dibawa ke ruang medis dengan dugaan patah tulang bahu kanan.

Start dari posisi ke-9, Marquez sempat menyalip beberapa pembalap hingga menembus posisi enam sebelum akhirnya kehilangan kendali akibat benturan.

Baca Juga: Mimbar Musala tetap tegak di tengah puing: Fakta terbaru evakuasi reruntuhan Al Khoziny yang tewaskan 37 orang

“Dia mengalami fraktur klavikula kecil dan merasakan nyeri hebat. Kami akan lakukan CT scan di Madrid,” ungkap Direktur Medis MotoGP, dr. Ángel Charte, dikutip dari Sky Sport Italia.

Cedera lama kambuh, kutukan Mandalika berlanjut

Kecelakaan ini memperpanjang rentetan kegagalan Marquez di Indonesia.
Sejak debut MotoGP Mandalika pada 2022, The Baby Alien belum pernah finis di balapan utama.

Ia sempat gagal start di 2022 karena cedera, jatuh di Tikungan 13 pada 2023, gagal finis pada 2024 karena motor rusak, dan kini kembali tersungkur setelah kontak dengan Bezzecchi.

Beberapa pengamat bahkan menyebut Mandalika sebagai sirkuit kutukan' bagi Marquez, mengingat setiap tahun ia selalu tersandung nasib buruk di lintasan tersebut.

Baca Juga: Solidaritas atau simbolik? Gerakan seribu rupiah Dedi Mulyadi tuai kritik di tengah naiknya belanja daerah

Gaya balap agresif kembali jadi sorotan

Dalam tayangan ulang, tampak Marquez mempertahankan jalur sempit sementara Bezzecchi datang dari sisi dalam dengan kecepatan tinggi.

“Marquez menahan kecepatan terlalu lama di tikungan tujuh untuk menjaga traksi, tapi itu membuat Bezzecchi kehilangan ruang pengereman,” kata analis MotoGP asal Italia, Luca Boselli.

Insiden itu menambah catatan bahwa gaya balap agresif Marquez kerap membuatnya terjebak dalam situasi berisiko di lintasan teknis seperti Mandalika.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X