“Kalau memang ada bukti, silakan. Tapi kalau hanya berdasar isu, lebih baik selesai di sini. Masyarakat punya ruang untuk berpendapat, meski kadang caranya menimbulkan polemik,” ungkapnya.
Kontroversi ini kini masih menjadi sorotan publik, terutama apakah TNI akan benar-benar menempuh jalur hukum atau menghentikan kasus sebagai bagian dari dinamika demokrasi.***