news

Ekonom Arif Budimanta wafat di usia 57 tahun

Sabtu, 6 September 2025 | 12:24 WIB
Ekonom sekaligus mantan Staf Khusus Bidang Ekonomi Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Arif Budimanta Sebayang tutup usia (mpr.go.id)

GENMILENIAL.ID – Dunia ekonomi dan politik Indonesia berduka. Ekonom sekaligus Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata Muhammadiyah, Arif Budimanta Sebayang, wafat pada Sabtu, 6 September 2025, pukul 00.06 WIB di Jakarta.

Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh pihak keluarga.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Dengan penuh duka cita, kami mengabarkan bahwa ayah kami, Bapak Arif Budimanta, telah berpulang ke Rahmatullah pada hari ini,” demikian pernyataan keluarga.

Baca Juga: Emas Antam sentuh Rp2,06 juta per gram, cetak rekor tertinggi sepanjang masa

Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Rawamangun Muka Golf No 3, Rawamangun, Jakarta Timur.

Keluarga juga memohon doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Mohon doa agar beliau diampuni segala dosanya, dilipatgandakan amal baiknya, dilapangkan kuburnya, serta diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tulis keluarga dalam keterangan resminya.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada semua pihak atas doa dan perhatian yang diberikan.

Baca Juga: Fenomena September Effect: Pasar saham sering melemah, tapi lebih mirip mitos statistik

Arif Budimanta lahir di Medan, Sumatra Utara, pada 15 Maret 1968. Ia menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB) jurusan Ilmu Tanah, sebelum menapaki karier di dunia politik, pemerintahan, dan organisasi kemasyarakatan.

Arif pernah ditunjuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi.

Ia juga tercatat sebagai kader PDIP, menjabat Anggota DPR RI periode 2009–2014, serta Wakil Ketua Fraksi PDIP di MPR RI (2009–2013).

Selain itu, ia pernah menjabat Ketua DPP PDIP (2005–2010), Direktur Eksekutif Megawati Institute, serta Wakil Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (2007–2012).

Baca Juga: Pertimbangkan masa depan mahasiswa, Kapolda Jabar pilih bebaskan peserta aksi demo

Halaman:

Tags

Terkini